Sabtu, 17 November 2018

Pemerintah Thailand Dapat Tekanan Usai Tewasnya Petinju Muda


Pemerintah Thailand Dapat Tekanan Usai Tewasnya Petinju Muda - Kematian seorang petinju berusia 13 th. sesudah kalah dalam laga kickboxing mengundang tekanan pada pemerintah Thailand sehingga melarang anak-anak terlibat dalam pertandingan tinju.

Anucha Kochana dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan pada otak, dua hari sesudah berlaga dalam partai amal.

Beragam laporan menyatakan Anucha udah bertarung dalam 170 laga sejak usia delapan tahun, demi mengumpulkan duwit untuk keluarganya.

Akibat insiden ini, bermacam kalangan menyeru sehingga anak-anak dilarang ikut serta dalam pertandingan tinju.

Parlemen Thailand kini tengah meninjau peraturan yang tidak membolehkan anak di bawah usia 12 th. berpartisipasi di ring tinju. Parlemen juga memiliki rencana menyesuaikan secara ketat partisipasi petinju remaja.

Kickboxing khas Thailand, atau juga dikenal bersama dengan sebutan Muay Thai, merupakan olahraga yang terkenal di negara tersebut. Bahkan, sedemikian populernya, ribuan petinju belia dan keluarga mereka menggantungkan hidup berasal dari olahraga baku hantam ini.

Masalahnya, peraturan pengelolaan olahraga ini relatif sedikit dan masih banyak orang yang menentang undang-undang pemberian petinju belia bersama dengan alasan mereka merupakan bagian berasal dari rutinitas Muay Thai.

Kesedihan lawan
Video pertandingan memperlihatkan sang bocah, yang juga dikenal bersama dengan julukan Phetmongkol Por Peenapat, tidak kenakan pelindung kepala. Lawan tandingnya pun sama.

Anucha kelihatan berulang kali kena hantaman di bagian kepala sebelum akan kelanjutannya tersungkur.

Lawannya yang berusia 14 th. mengaku terlalu sedih atas apa yang terjadi dan tidak bermaksud mencabut nyawa Anucha.

Dia memiliki rencana melelang celana pendek yang dia kenakan pada laga tersebut, demi menggalang dana untuk keluarga mendiang Anucha.

Baca Juga: Warung yang Sepi Dibuat Ramai Hanya Dengan Sebuah Kertas Oleh Ki Joko Bodo

Duka juga dirasakan para pengagum Muay Thai yang membagikan video pertandingan di Provinsi Samut Prakan itu. Sejumlah petinju Muay Thai juga mengirimkan ucapan bela sungkawa.

Berdasarkan knowledge th. selanjutnya yang dirilis otorita olah raga Thailand, tersedia lebih berasal dari 10.000 petinju terdaftar berusia di bawah 15 tahun.

"Mereka yang berusia 12 sampai 15 th. kudu mendaftar, mendapat izin orang tua, dan kenakan perangkat pelindung dalam laga profesional," kata Jenderal Adulyadej Inthapong, wakil ketua komite olah raga DPR Thailand, kepada kantor berita Reuters.

Akan namun langkah ini dipandang belum cukup. Beberapa kalangan idamkan usia minimum petinju dinaikkan ke usia 18 th. dan mereka menilai pergantian ke tahap itu ditunda gara-gara laga tinju anak mendatangkan banyak uang.

Asosiasi Tinju Profesional di Thailand meminta batas usia untuk berpartisipasi dalam laga tinju berada pada usia 10 tahun.

Tidak ada komentar:
Write komentar