Sabtu, 17 November 2018

Maskapai Jepang Melarang Pilot Minum Alkohol 24 Jam Sebelum Terbang


Maskapai Jepang Melarang Pilot Minum Alkohol 24 Jam Sebelum Terbang - Maskapai Japan Airlines menindak mengonsumsi alkohol pilotnya dan memaksa banyak stafnya untuk merintis kontrol nafas sebelum saat bekerja, sesudah satu ko-pilot tertangkap punya hampir 10 kali lipat berasal dari batas alkohol legal.

Poin utama:

• Pilot dilarang minum selama 24 jam sebelum saat melapor untuk penerbangan berasal dari Jepang

• Mereka terhitung dilarang mengonsumsi alkohol selama tinggal di tempat kerja baik di Jepang atau di luar negeri

• Tindakan ini keluar sesudah seorang ko-pilot diyakini udah memalsukan hasil tes nafas

Katsutoshi Jitsukawa udah minum lebih kurang dua botol minuman anggur atau wine dan satu botol bir terhadap malam sebelum saat ia terbang berasal dari Bandara Heathrow London bulan lalu.

Ia udah mengusahakan jauhi rekan-rekannya untuk menutupi bau alkohol saat mereka bersiap untuk penerbangan mereka.

Namun pengemudi bus awak pesawat mencium bau alkohol dan mengatakan kepada polisi, yang menuduhnya melanggar hukum penerbangan Inggris.

Tes mendapatkan bahwa pilot berusia 42 tahun itu punya kadar 189 miligram alkohol per 100 mililiter darah di dalam sistemnya - kadar alkohol di dalam darah (BAC) 0,189, hampir 10 kali lipat berasal dari batas 0,02 BAC untuk seorang pilot.

Japan Airlines mengatakan pihaknya percaya Jitsukawa memalsukan hasil tes nafas bersama mengeksploitasi model alat tes nafas mereka selagi ini.

"Kedua kapten itu ditemukan bersalah gara-gara tidak memeriksa lagi hasil tes yang dilaporkan oleh ko-pilot," kata Japan Airlines.

Perusahaan meminta maaf gara-gara penerbangan ditunda lebih berasal dari satu jam.

Jitsukawa ditangkap sehari sesudah pengakuan yang memalukan berasal dari maskapai besar Jepang lainnya, All Nippon Airways.

Mereka termasuk secara terbuka meminta maaf atas keterlambatan lima penerbangan domestik yang disebabkan oleh seorang pilot yang tidak sehat dikarenakan banyak minum malam sebelumnya.

Baca Juga: 'Matahari Buatan' Sepanas 100 Juta Berhasil Diciptakan Ilmuwan Asal China

Jitsukawa bakal senantiasa ditahan sampai ia dijatuhi hukuman di Pengadilan Uxbridge Magistrates di London barat dalam dua pekan.

Dilarang tenggak alkohol 24 jam

Sementara itu, Japan Airlines telah menyelidiki insiden itu dan telah menyerahkan "langkah-langkah pencegahan utama" kepada Biro Penerbangan Sipil Jepang.

"Ko-pilot tidak mempunyai kesadaran perihal efek alkohol, termasuk kala yang dibutuhkan untuk seluruhnya menguraikannya dari proses seseorang," sebut maskapai itu dalam sebuah laporan.

Japan Airlines kini mengharuskan pilot untuk tidak minum alkohol selama 24 jam sebelum akan melapor untuk penerbangan dari Jepang.

Mereka termasuk dilarang mengkonsumsi alkohol selama tinggal dinas baik di Jepang maupun di luar negeri.

Sebagai bagian dari solusi yang diusulkan, proses tes nafas yang baru telah dipasang di Bandara Heathrow.

Mereka diinginkan bakal diluncurkan di bandara luar negeri lainnya yang digunakan oleh Japan Airlines terhadap 19 November.

Awak kabin, mekanik, staf operasi bandara, dan kru penanganan darat termasuk bakal diminta untuk meniti tes nafas kala persiapan selesai.

Tidak ada komentar:
Write komentar